Sabtu, 10 September 2016

Mencuri Layaknya Seorang Seniman!!

Dulu, dulu banget, waktu jalan-jalan di Gramedia, ga sengaja liat buku yang buat saya tertarik. Bukunya simple, cuma waktu itu ga punya uang, jadi ga di beli. Judulnya "Steal like an Artist". Dan setelah buka-buka sekian halaman, saya masukan lagi ke tempat asalnya, mungkin aga ngegeser sedikit, ga terlalu tempat asalnya.

Ternyata pagi tadi, nemu sebuah tulisan di Tumblr tentang buku itu. Sedikit sih, tapi, ya, inspiring. Buku ini ditulis oleh Austin Kleon. Jika diliat dari gambarnya, buku ini memiliki konsep berupa "Quick Guide" dalam mengembangkan bakat seniman seseorang. Saya sendiri belum baca, sih. Tapi ada 10 poin yang dicantumkan, dan, ya, saya coba untuk menjelaskannya, in my opinion.

Nyatanya kita ga usah jadi jenius, cuma harus jadi diri sendiri aja. Karena kreatif ada dimana-mana. Kreatif buat semua orang.

Jadi, poin-poinnya adalah :

1. Steal like an artist.
Jadi saya harus plagiat karya orang? Jadi saya harus repost karya orang dan bilang itu karya saya? Bukan!! Jika ada yang nanya, "Dari mana kamu dapat ide?" Seniman yang jujur pasti jawab, "Aku mencurinya", walau mungkin ga gamblang bilang gitu.  Maksudnya adalah, setiap ide yang datang itu merupakan campuran dari ide-ide sebelumnya. Harus diakui bahwa "Nothing is Original" itu merupakan kalimat yang bener. Jika kita lihat karya berupa pola kotak-kotak, perlu diingat bahwa itu merupakan gabungan antara garis-garis vertikal dan garis-garis horizontal. Ya, ide pola kotak ini merupakan campuran dari ide-ide tentang garis-garis.

Seniman adalah "kolektor", bukan "penimbun". Apa bedanya? Seorang penimbun ngumpulin secara sembarangan, "Yang penting kelihatan ini karya saya, masa bodo mau nyuri karya orang juga". Sedangkan seniman, mengumpulkan secara selektif, hanya mengumpulkan ide-ide yang mereka sukai.

Bisa dibilang saya itu seorang doodler, kadang-kadang ga tahu mau ngegambar apa. Dan akhirnya lihat-lihat karya orang untuk akhirnya saya masukan ke dalam karya saya, dengan cara saya. Sebenarnya ini gampang, yang harus kita lakukan hanyalah "Membaca". Baca, baca, baca, baca. Baca majalah, baca rambu lalu lintas, baca wajah orang-orang yang kita lihat, baca karya orang. Ingat!! Seniman memperhatikan karya orang untuk kemudian di tuangkan menjadi hal yang baru. Tidak ada yang salah dengan itu. Sedangkan mereka yang melakukan plagiarisme, menduplikat dan mengatakan "Ini karya saya!!" secara gamblang tanpa mengkreditkan pencipta aslinya.

Pablo Picasso berkata, "Art is theft"!!
NB : Tentu saja tulisan saya ini hasil baca dari beberapa sumber :)

2. Don’t wait until you know who you are to get started.
Kamu udah siap! Buat sebuah karya! Kita mungkin ragu, tapi itu biasa. Jika kita menunggu untuk tahu "Siapa saya?" atau "Aku ada untuk apa?" sebelum memulai "Kreatif", kita hanya akan duduk-duduk melamun membayangkan sesuatu daripada membuat sesuatu. Karena sebenarnya, membuat sesuatu menjadikan kita tahu siapa diri kita.

Coba tebak, saya yakin, awalnya kita tidak tahu sedang apa ketika mencorat-coret bagian belakang buku. Yang kita tahu hanya, "Ini menyenangkan", tidak seperti bekerja atau mungkin belajar di kelas, Doodling ini seperti bermain saja.

FAKE IT 'TIL YOU MAKE IT.  Kalimat ini bukan untuk melawan "Jadilah dirimu sendiri", hanya saja, Dunia ini layaknya sebuah panggung. Diatas panggung, kita butuh kostum dan sebuah naskah. Jika panggung kita ibaratkan sebuah kertas atau sketchbook--Kostumnya adalah baju yang kamu pakai, bisa jadi itu adalah kaos dan jeans yang udah kena noda cat. Sendal dengan hiasan doodle buatan sendiri. Dan naskahnya bisa jadi berasal dari pengalaman di masa lalu.

Intinya adalah, BERPURA-PURALAH MENJADI SEORANG SENIMAN HINGGA KAMU MENJADI SENIMAN SUNGGUHAN!! Saya yakin, artis-artis instagram sekarang ini dulunya cuma coba-coba membuat video, berpura-pura menjadi artis yang ternyata disukai banyak orang.

3. Write the book you want to read.
Di dalam film "Bakuman", menceritakan tentang seorang komikus dan seorang penulis cerita. Awalnya mereka buat cerita mengikuti apa yang sedang menjadi favorite para pembaca. Meniru gaya seorang komikus yang sedang menduduki peringkat atas. Dan ternyata mereka gagal untuk masuk hingga akhirnya mereka menulis apa yang mereka suka. Menulis tentang yang menggambarkan diri mereka. Akhirnya mereka bisa mendapatkan serialisasi komik mereka sendiri.

Pertanyaan setiap penulis pemula, termasuk saya, adalah "Apa yang harus saya tulis?". Dan jawaban mengatakan "Tulis yang kamu tahu." Jawaban kaya gini bisa menciptakan cerita yang kurang bagus. Jawaban terbaik adalah "Tulis apa yang kamu suka". Kita membuat seni karena kita suka seni. Nyatanya semua karya fiksi adalah sebuah fanfiction. Akui saja, walaupun saya belum membaca buku-buku ini, tetapi jika kita lihat dari filmnya, "The Hunger Game", "The Maze Runner", dan "Divergent" punya konsep yang sama, hanya saja tertuang dalam cara yang berbeda.

Buat karya yang ingin kamu lihat, buat musik yang ingin kamu dengar, tulis cerita yang ingin kamu baca.

4. Use your hands.
Hah? Ya, iyalah pake tangan! Bukan, maksudnya.. Saya pernah membuat sebuah background pemandangan menggunakan aplikasi di komputer dan itu terlihat bagus (Menurut saya) padahal itu pertama kalinya. Dan ketika teman-teman saya menyodorkan set water color beserta kuas. Saya seperti, "Gambar apa sih ini? " :( Nyatanya, semakin jauh dari gadget, semakin terampil kita.

Semakin tradisional kita membuat kerya, semakin baik. Kita bisa merasakan warna yang menyapu kertas, noda tinta yang menempel di tangan kita, suara goresan pencil. Ah, ko lebay sih ^^

Jaman sekarang "Seniman" semakin banyak, karyanya bagus-bagus. Tinggal sekali klik, karya indah sudah jadi. Tapi coba kita menggambar manual bareng-bareng, yang benar-benar seniman dapat kita hitung.

Pake tangan! ^^

5. Side projects and hobbies are important.
Menurut saya poin ini mengatakan, hal-hal yang kita pikir mengganggu, hal-hal yang kita pikir hanya bermain-main, sebenarnya itu hal yang baik. Jadi, sering-sering lah bermain, dalam konotasi yang baik, miliki sebuah hobi!


Lima poin berikutnya adalah :

6. The secret: do good work and share it with people.
7. Geography is no longer our master.
8. Be nice. (The world is a small town.)
9. Be boring. (It’s the only way to get work done.)
10. Creativity is subtraction.

Tapi akan saya lanjutkan di part 2 aja ya :)
Kepanjangan deh soalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar