Rabu, 04 Mei 2016

Apasih Doodle?

Siapa yang suka menggambar? siapa yang suka corat-coret? siapa yang suka dimarahin guru waktu pelajaran gara-gara gak merhatiin? Kalau iya, mungkin kamu ga asing dengan istilah doodle. Mungkin. Ga tau? Aslina ga tau?

Post sebelumnya saya udah ngigau tentang mencoret, atau ngedoodle (Mencoret!! Jangan Menggambar). Jadi, apasih doodle itu? Kata sumber yang saya baca doodle itu dari bahasa Jerman, "Dudeltopf", yang secara harfiah artinya "bodoh". Arti itu ada di abad 17. Abad 18, doodle berarti "mengolok-ngolok". Dan di  abad 19, doodle diartikan dengan "politikus korup". Ga ada bagus-bagusnya, ya?

Masuk ke jaman modern, arti doodle juga berubah. Doodle diartikan, "membuang waktu", "berputar-putar", "bermain-main", "membuat gambar ga berarti", "melakukan sesuatu yang ga guna", dan yang paling ofensif, "ga ngapa-ngapain". Jadi ga heran kalau orang selalu nyirnyir kalau liat orang lagi corat-coret. Murid di maki guru karena doodling dikelas, bos di kantor, dan media-media yang membesar-besarkan pejabat ketika sedang pertemuan, mereka mencoretkan sesuatu di kertas. Diberitakan seperti, "Pejabat ketahuan menggambar ketika blablabla..", "Presiden terlihat mencoret ketika blablabla..". Seakan itu tindakan kriminal.

Di tahun 1930, Freud mengatakan bahwa psikologi seseorang dapat terlihat dari coretannya. Itulah mengapa pada jaman itu banyak orang yang tidak mau membagi coretan mereka dengan orang lain. Karena semua orang itu judmental assholes. Terimakasih Freud. Tapi nyatanya, pernyataan Freud itu tidak akurat. Karena sebenarnya karya-karya besar yang ada saat ini sebenernya berawal dari hanya sebuah coretan.

Faktanya, orang yang doodling dapat menyimpan lebih banyak informasi daripada yang tidak melakukannya. mungkin karena itulah, arti doodle juga berubah. Saat ini, doodle diartikan sebagai "Membuat gambar spontan yang membantu kita berpikir". -- Dan karena itulah kenapa jutaan orang mencoret.

Mungkin kebanyakan orang berpikir bahwa doodling adalah hal yang dilakukan saat pikiran tidak fokus, kenyataannya, hal itu adalah pencegah agar kita tidak kehilangan fokus. Selain itu, doodle juga memiliki efek besar dalam proses penyelesaian masalah kreatif dan pemrosesan informasi.

So, doodle!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar