Kamis, 21 Januari 2016

Lagu : London Bridge Is Falling Down

London Bridge is falling down,
Falling down, falling down.
London Bridge is falling down,
My fair lady.

Kalian tau lirik lagu apa ini? Yang ga tau.. Liat aja judul post ini. Gitu aja repot. Dulu banget pernah nonton yang bahas tujuh-tujuh itu. Waktu itu lagi ngebahas tentang lagu anak-anak yang menyeramkan, jadi terispirasi buat share, waktu itu pernah di pos juga sama saya di blog sebelumnya, saya share lagi aja yah.

Mungkin ga ada yang aneh tentang lagu ini. Ah! Cuma lagu bocah bule. Nyeritain tentang jembatan london yang hancur. Apa anehnya? Kedengerannya juga ceria-ceria aja tuh anak-anak nyanyinya.

Acara tujuh-tujuh itu mengatakan "Diduga jembatan London dibangun dengan praktek hukuman immurement. Yaitu hukuman mati di mana seseorang dibiarkan di dalam sebuah bangunan berdinding dan dibiarkan mati kelaparan dan dehidrasi di dalamnya. Hal ini berbeda dengan dikubur hidup-hidup di mana sang korban tewas dalam waktu singkat karena kehabisan oksigen. Tradisi ini dilakukan karena kepercayaan para masyarakat Eropa kuno yang percaya bahwa bangunan akan berdiri lebih kokoh setelah pelaksanaan hukuman mati ini". Nah loh!

 

Emang kalo saya cari ke sumber lain, katanya ga ada yang pasti tentang apa maksud dari lagu ini. Tapi ada beberapa kisah yang berhubungan dengan lagu ini. Secara sederhana, lagu ini berhubungan dengan kisah pahit yang dibilang sama acara itu diatas. Tapi ada beberapa teori alternatif yang mungkin bisa mengungkap fakta.

1. Teori Serangan Viking
Ada sebuah sajak yang berhubungan dengan hancurnya jembatan London oleh Olaf II dari Norwegia pada tahun 1014 (atau 1009). Terjemahan dari legenda orang Norwegia, Heimskringla, diterbitkan oleh Samuel Laing pada tahun 1844, termasuk syair oleh Óttarr svarti yang sangat mirip.

London Bridge is broken down. —
Gold is won, and bright renown.
Shields resounding,
War-horns sounding,
Hild is shouting in the din!
Arrows singing,
Mail-coats ringing —
Odin makes our Olaf win!

Tapi beberapa sejarawan ragu kalo penyerangan ini pernah terjadi. Well, Terserah!

2. Teori Pengorbanan Anak
Teori ini mengacu ke arah penguburan. Bukan kaleng, tapi anak yang mungkin dikubur secara hidup-hidup. Penguburan ini dilakukan di fondasi dari jembatan. Teori ini hampir sama dengan apa yang dibilang sama acara tujuh-tujuh. Penguburan ini dilandasi oleh gagasan bahwa jembatan bakalan runtuh kecuali ada tubuh yang dikubur di fondasi jembatan dan tubuh itu akan menjadi penjaga jembatan. Tapi kata arkeolog ga ada bukti adanya jasad yang terkubur.

Jadi?

3. Teori Usia dan Kerusakan
Mengacu ke film animasi lulusan Walt Disney, The Truth Of Mother Goose, Lagu diatas mengacu ke arah kerusakan yang dialami jembatan London akibat kombinasi kolaborasi apik dari usia tua dan kebakaran besar di London pada tahun 1666. Yang akhirnya di abad 19, jembatan London di rekontruksi.

4. Identitas Fair Lady
Beberapa upaya udah di lakukan untuk mengungkap sosok 'Lady Fair','Lady Gay', atau 'Lady Lea' dalam sajak tersebut. Well, ya! Upaya itu mendapatkan beberapa hasil, iaitu :
  • Matilda dari Skotlandia, Permaisuri Henry I yang antara 1110 sampe 1118 bertanggung jawab atas pembangunan rangkaian jembatan yang melintasi sungai Lea.
  • Eleanor dari Provence, Permaisuri Henry III yang memiliki hak atas penghasilan dari jembatan pada 1269 sampe 1281.
  • Seorang anggota keluarga Leigh dari Stoneleigh Park, Warwickshire, yang memiliki tradisi bahwa pengorbanan manusia terletak di bawah bangunan.
So, Jadi siapa Fair Lady di lagu ini? Ga tau!

Udah keliatan kalo dari beberapa teori diatas, ga ada teori yang bernuansa bahagia. Cuma kubur, serang, korban dan hal-hal suram lainnya. Dan, Well! ternyata lagu yang sederhana ini memiliki  makna yang ngeri bin atut. Apa pantes di ajarin ke bocah. Ya itu mah terserah kalian.

Mau denger lagunya? Nih, London Bridge Is Falling Down

Tidak ada komentar:

Posting Komentar